Avocado Milk Puree, Our 1st MPASI

Hellowww Mums… long time no see… saking sibuk dan fokusnya sama my baby Jacob, eeeh sekarang nongol langsung membahas tentang MPASI. Tidak terasa sebentar lagi Baby Jacob memasuki fase MPASI, because of that saya jadi terinpsirasi untuk sedikit melengkapi ulasan Ibu Duta MPASI-nya Grup Mums Bunda Rizza Megasari (mohon bimbingannya Bundaaa) tentang MPASI khususnya tentang puree.

MPASI… hmmm… Apa sih itu? MPASI adalah Makanan Pendamping Air Susu Ibu, yang mulai diberikan kepada bayi berusia 6 bulan, kenapa? Sebab ketika bayi sudah berusia 6 bulan ASI saja tidak mencukupi kebutuhan gizi si kecil, meskipun ASI masih sangat dibutuhkan tetapi perlu ditambah asupan gizi lainnya. Gizi yang cukup (tidak kekurangan ataupun berlebihan) dapat mengurangi resiko stunting (tubuh kerdil) dan obesitas (kelebihan berat badan) pada bayi dan balita. That’s why pemberian MPASI yang tepat akan sangat berpengaruh pada tumbuh kembang bayi kita. Selain itu, melalui MPASI si kecil bisa berpetualang dalam pengenalan rasa, aroma, bentuk, dan tekstur makanan. MPASI juga bisa kita jadikan kesempatan emas untuk menerapkan pola makan yang seimbang dan sehat kepada bayi kita.

Tapinya mums… kebanyakan new mom bingung dan galau tentang awal pemberian MPASI ini. Bingung masalah jenis makanannya, teksturnya, juga waktu pemberiannya kepada si kecil. Pada awal MPASI biasanya banyak Mommy memilih memberikan buah, sayur, atau sereal (tepung beras). World Health Organization (WHO) mengemukakan bahwa MPASI seharusnya alami dan mudah didapatkan, tetapi bukan instan. So tidak masalah apakah si kecil akan diberi buah dulu, sayuran dulu, atau sereal dulu.

Lalu bagaimana dengan tekstur MPASI itu sendiri? Pemberian MPASI sebaiknya dimulai dengan tekstur yang paling lembut dan encer sehingga makanan mudah ditelan dan dicerna oleh bayi. Bubur dan puree merupakan jenis tekstur makanan yang tepat Mums. Kalau bubur pastinya sudah banyak yang tau yaa.. lalu apa sih puree itu? Puree adalah istilah Bahasa Inggris yang berarti sup kental. Dalam dunia per-MPASI-an puree merupakan makanan yang memiliki tekstur lembut dengan beberapa jenis proses pengolahan yaitu ada yang bisa langsung dimakan tanpa melalui proses pemasakan, ada juga yang perlu dikukus, direbus, dipanggang terlebih dahulu sebelum dihidangkan.

Hampir semua jenis makanan dapat dibuat puree, mulai dari serealia, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, juga bahan makanan berprotein seperti ayam, daging, dan ikan. Langkah-langkah membuat puree, untuk buah yang bertekstur lunak dan dapat langsung dikonsumsi tanpa proses pemasakan (misal: pisang, alpukat, pepaya, mangga, jeruk) bisa diblender atau dikerik menggunakan sendok. Sedangkan makanan yang bertekstur keras dan harus dimasak terlebih dahulu bisa diproses dengan cara dikukus, dipanggang, dan direbus.

Air yang tertinggal dari hasil pemasakan bisa digunakan untuk melembutkan dan mengencerkan makanan tersebut sehingga nutrisi yang hilang saat proses pemasakan tidak terlalu banyak. Misalnya setelah mengukus apel atau pir, air kukusannya dapat kita gunakan untuk memblender buah tersebut. Selain menggunakan air kukusan, untuk mengencerkan puree kita bisa menggunakan ASI perah (ASIP), air kaldu (ayam, daging, atau ikan), dan air perasan jeruk manis. Terserah sih Mums mau pakai yang mana, tentunya yang sesuai dengan resep masakan kita untuk si kecil pada saat itu.

Puree dapat dibekukan juga lho Mums apabila kita membuatnya dalam porsi besar sehingga cukup praktis kan bagi para Mum yang bekerja… jika ingin menyimpan puree dalam freezer sebaiknya kita tidak menempatkannya dalam wadah kaca sebab dalam kondisi beku kaca bisa pecah atau retak. Kalau pecahan kacanya tercampur dengan puree kita kan BIG NO banget Mums. Jadi lebih baik puree disimpan dalam wadah plastik khusus untuk makanan yang bersih dan tertutup rapat (kedap udara) untuk menghindari berkembangnya bakteri tertentu yang dapat merusak kualitas puree kita. Jangan lupa untuk menyimpan puree dalam wadah yang berukuran sekali makan sehingga puree tidak keluar masuk kulkas berkali-kali. Untuk mencairkan puree beku, dapat dilakukan seperti halnya mencairkan ASIP yaitu dengan merendam puree beserta wadahnya ke dalam air hangat sehingga tidak terjadi perubahan suhu yang drastis yang dapat menimbulkan pertumbuhan bakteri dalam puree kita.

Berhubung masa MPASI Baby Jacob tinggal menghitung hari, saya jadi samangat nih hunting resep-resep puree. Kira-kira pertama kali MPASI mau dibuatin apa yaaa… jatuhlah pilihan saya pada satu resep sederhana tanpa mengabaikan kandungan gizinya. For our 1st MPASI saya berencana untuk membuatkan puree alpukat campur ASIP untuk Baby Jacob. Kenapa buah alpukat, bukan pisang atau pepaya? Sebenarnya ini cenderung ke alasan pribadi sih Mums karena saya ingin pada MPASI pertamanya, Baby Jacob mengenal rasa gurih dahulu sebelum mengenal rasa manis (pisang dan pepaya cenderung lebih manis daripada alpukat). Just that simple… my own reason, heheheee. 100 gram alpukat mengandung energi 670 kJ (160 kcal), karbohidrat 8.53 g, diet serat 6.7 g, lemak 14.66 g, protein 2 g, vitamin B6 0.257 mg (20%), folat (Vit. B9) 81 mg (20%), niacin (Vit. B3) 1738 mg (12%), vitamin C 10 mg (17%), kalsium 12 mg (1%), dan masih banyak nilai kandungan gizi lainnya yang sangat baik bagi pertumbuhan bayi kita (Sumber: USDA Nutrient Database. Gentara, Lukas. http://www.gen22.net.com).

Ini nih Mums resep Avocado Milk Puree yang saya comot (dengan sedikit modifikasi) dari buku terbitan Puspa Swara yang berjudul “Puree & Bubur Sehat Bayi” yang ditulis oleh Neura Azzahra (saya beli bukunya di Gramedia, cukup menarik sih karena resep-resepnya disertai dengan gambar sehingga kita bisa melihat tampilan pureenya seperti apa).

Avocado Milk Puree

Bahan:

¼ potong alpukat, kerik bagian kuningnya

1 sdt air perasan jeruk manis

100 ml ASIP

Pembuatan:

  1. Haluskan alpukat dengan sendok atau penyaring makanan hingga benar-benar lembut
  2. Teteskan perasan jeruk manis pada alpukat
  3. Aduk dengan 100 ml ASIP hingga tercampur rata dan cenderung encer
  4. Hidangkan hangat

Resep di atas untuk hasil 1 cup, memerlukan waktu pengolahan sekitar 10 menit, dan merupakan jenis puree yang dapat dibekukan sehingga kalau Mums membuatnya dalam porsi cukup besar bisa dibekukan dalam freezer, cukup praktis bagi Mums yang bekerja. So easy and simple kan resep MPASI pertama kami, semoga Baby Jacob suka yaaa. Well Mums… wish me luck dan selamat mencobaaa!!!

Love,

Ina Asdary, Jacob’s Mommy

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s